Renungan Untuk Kita Guys.. “Karakter Ilmu”

Lepaskendaly – Seandainya seluruh lautan di bumi ini digunakan sebagai tinta untuk menuliskan ilmu, tak akan cukuplah itu. Seandainya ditambah lagi dengan lautan yang lain tetap tak akan cukup menuliskan semua ilmu.  Betapa kemahabesaran Tuhan yang maha segalanya yang telah menganugerahkan begitu banyaknya ilmu pada kita mahluk-Nya.  Maka sangat tak patut sedikitpun kita sebagai mahluk-Nya bersikap sombong atau arogan.

Dikisahkan seorang pria sebutlah namanya Fulan, menguasai ilmu hitung, ilmu biologi dan ilmu jiwa.  Fulan berlibur ke sebuah pantai untuk bersantai.  Di pantai itu Fulan bertemu dengan seorang nelayan yang sedang sibuk mencari ikan di laut.  Saat itulah Fulan ingin ikut nelayan mencari ikan untuk mencari suasana dan pengalaman baru.

The-photography-journey-of-Nova-Scotia-photographer-Samantha-Covert-37-840x559

Di tengah perjalanan terjadilah obrolan antara Fulan dengan nelayan. “hai nelayan, sepertinya sibuk sekali ya, kamu tahu tentang ilmu hitung ? “ tanya si Fulan.  Jawaban si nelayan adalah tidak, begitu pula dijawab dengan tidak ketika ditanya apakah memahami ilmu biologi dan ilmu jiwa.  Si fulan dengan yakinnya dan cenderung mulai sombong berkata, “wahai nelayan itu ilmu kehidupan, gimana kamu bisa hidup tenang jika tidak menguasai ketiga ilmu itu, lihatlah aku ini, akhirnya bisa pula punya banyak harta dan hidup bahagia”. Sang nelayan hanya termangut-mangut saja.  Menjelang pulang ke darat, tiba-tiba gelombang laut menerpa kapal mereka sehingga kapal terombang-ambing sampai akhirnya menenggelamkan kapal itu.  Sang nelayan dengan sigap segera mengambil rompi pelampung itu dan berenang di lautan itu. Lalu apa yang terjadi dengan Fulan yang ilmuwan itu. Fulan rupanya sedang kesulitan menyelamatkan dirinya dan dalam posisi yang kritis.  Untunglah sang nelayan dengan sigap segera berenang menuju Fulan dan menolong nya untuk tetap bertahan.  Bersyukur tidak lama kemudian ada teman-teman nelayan yang menolong mereka sehingga selamatlah mereka kembali selamat ke darat. Kali ini giliran sang nelayan bertanya pada sang Fulan yang ilmuwan, “hai Fulan, sepertinya trauma ya, kamu faham tentang ilmu berenang ?. Fulan menjawab tidak. Sang nelayan kemudian melanjutkan,”wahai Fulan, itu ilmu kehidupan, gimana kamu bisa tetap hidup jika tidak menguasai ilmu berenang”. Fulan sang ilmuwan terpana dan tersadar pada akhirnya.

Wahai sobat bijak, menyimak cerita di atas, tentu sepakat bahwa tak pantas kita menganggap ilmu yang kita punya lebih bagus dari ilmu yang dimiliki orang lain. Setiap ilmu pasti punya manfaat jika digunakan dan itulah esensi sebuah ilmu.  Semakin banyak belajar, semakin terasa kita punya banyak kekurangan.   Tetap semangat menggali ilmu, mengamalkannya dan menjadi manfaat buat sesama.

Sumber : http://inspiratorbijak.com/article/126836/karakter-ilmu.html

Comments
Categories: News

One comment

  1. click for more said on June 23, 2017

    I simply want to say I am just newbie to blogging and site-building and definitely savored this blog. Almost certainly I’m planning to bookmark your website . You surely have perfect articles. Cheers for sharing with us your website.

Leave a Reply

Note: Comments on the web site reflect the views of their respective authors, and not necessarily the views of this web portal. Members are requested to refrain from insults, swearing and vulgar expression. We reserve the right to delete any comment without notice or explanations.

Your email address will not be published. Required fields are signed with *