Tata Krama Budaya Jepang yang tidak biasa

Banyak alasan orang yang menyukai jepang, terutama budaya Jepang itu sendiri.  Mau itu dari makanan khas Jepang maupun pakaian Jepang sekalipun. Sampai istimewanya Jepang, banyak orang beranggapan bahwa Jepang merupakan salah satu surga dunia yang layak dikunjungi. Namun sebelum kamu mengujungi Jepang, ada beberapa tata karma Negara itu yang patut kamu ketahui dan diantara tata karma tersebut tentu akan membuatmu kaget saat mengetahuinya. Jadi, apa saja sih tata karma tersebut. Berikut adalah beberapa tata krama yang perlu kamu ketahui pada saat berkunjungi di Negara Jepang:

  1. Tetap Duduk SampaiMovie selesai

studio

Jika di Indonesia kita boleh kapan saja meninggalkan bioskop pada saat film berlangsung. Lain dengan ada di Negara jepang, disini kamu dilarang keras bila saat film berlangsung meninggalkan bioskop walau pada saat movie credit sudah selesai sekali pun. Kok begitu ya ? Bagi orang Jepang, meninggalkan bioskop pada saat akhir film atau movie credit merupakan bagian dari film yang mereka tonton sehingga jika ada seseorang yang meninggalkan bioskop begitu saja maka akan langsung dicap tidak sopan jika dia meninggalkan studio ketika movie credit sedang ditampilkan. Hal ini sama saja dengan berdiri ketika menonton stage play. Tapi, kalian tidak perlu khawatir karena ini hanya merupakan tata krama bagi orang Jepang menonton film di bioskop jadi ngga berpengaruh di Negara mana pun selasai Negara tersebut ya.

 

  1. Menatap Mata Ketika Berbicara

menatap-mata

Menatap mata ketika berbicara marupakan salah satu tata krama di beberapa Negara tertentu. Namun, tidak begitu dengan negara Jepang. Orang Jepang memang menatap mata seseorang ketika berbincang-bincang, tapi tidak secara terus menerus karena itu akan membuat suasana tidak nyaman. Di lain pihak, tidak menatap mata sama sekali ketika berbincang juga dianggap tidak sopan. Jadi, kalian harus menjaga keseimbangan ketika berbicara dengan orang Jepang.

 

  1. Posisi Gelas Harus Lebih Rendah ketika bersulang dengan Atasan

bersulang

Dalam budaya Jepang, ada sebuah budaya yang disebut dengan “nomikai”, dan ada banyak kesempatan bagi orang Jepang untuk minum sake atau bir dengan seseorang yang umurnya lebih tua atau dengan atasan di kantor. Orang Jepang sangat menghargai hubungan hierarki, dan orang Jepang juga memiliki aturan untuk menjaga hubungan ini. Ketika mengucapkan kanpai, seseorang yang posisinya lebih rendah menempatkan gelasnya lebih rendah dari gelas atasan kalian. Inilah cara orang Jepang memperlihatkan rasa menghargai.

 

  1. Meninggalkan Kantor Lebih Dulu dari Atasan

pulang-kantor

Jika di Indonesia kebanyakan atasan meninggalkan kantor dulu, baru bawahan pulang. Lain dengan Negara jepang, Bawahan harus datang larut pagi dan pulang sebelum atasan pulang. Hal ini juga bekaitan dengan bagaimana orang Jepang menghargai hubungan hierarki. Karyawan termuda harus datang lebih pagi untuk mengerjakan “pekerjaan sepele” sehingga pekerjaan atasan mereka dapat berjalan dengan lancar. Tapi, hal ini tergantung dari perusahaan meski masih banyak perusahaan Jepang yang mempraktikkan trend ini.

 

  1. Terlalu Dekat dengan Orang Baru

kenalan

Di Jepang, ada budaya penggunaan akhiran -san di belakang nama seseorang. Selain itu, mereka juga tidak memanggil seseorang dengan nama pemberian ketika bertemu untuk pertama kali. Mereka akan menggunakan -san di belakang nama marga seseorang, kemudian memanggil dengan nama marganya, setelah itu memanggil dengan nama pemberian. Urutan ini bervariasi bagi tiap orang, tapi kebanyakan orang tidak nyaman jika dipanggil hanya dengan nama pemberian mereka oleh orang yang baru pertama kali ditemui. Selain itu, penggunaan kata omae juga dianggap tidak sopan secara umum.

Kelima tata krama ini digunakan tergantung pada situasi, dengan siapa kalian berbicara, dan di lingkungan seperti apa. Selain itu, anak muda Jepang juga tidak begitu memusingkan jika seseorang yang bukan orang Jepang tidak tahu tata krama ini. Tapi, ada baiknya juga kalau kalian tahu tata krama ini jika kalian tinggal di Jepang.

 

Mungkin diantara kalian sedikit bingung dengan tata karma yang ada di Jepang tersebut. Namun itu semua sebenarnya ada terjadi di Jepang dan rata – rata masih menerapkan tradisi seperti itu sampai saat ini. 5 tata krama tersebut sebagian kecil yang perlu kamu ketahui pada saat di Jepang, dan selain itu semua, kamu bisa belajar langsung dengan orang Jepang pada saat kamu berkunjung disana.

 

Comments
Categories: News

One comment

  1. look at this site said on June 23, 2017

    I simply want to tell you that I’m beginner to blogging and really loved your website. Almost certainly I’m planning to bookmark your blog . You absolutely have very good posts. Thanks a bunch for sharing with us your website.

Leave a Reply

Note: Comments on the web site reflect the views of their respective authors, and not necessarily the views of this web portal. Members are requested to refrain from insults, swearing and vulgar expression. We reserve the right to delete any comment without notice or explanations.

Your email address will not be published. Required fields are signed with *