Tips Menghadapi Bos Pemarah

 

Nggak sedikit yang curhat dan nanya sama mimin LK, tentang bos yang suka marah-marah, tapi ternyata ujung-ujungnya adalah karena memang karyawannya yang salah. Terkadang memang atasannya juga salah dan sedang ada masalah. Terus gimana dong kalau menghadapi bos pemarah di kantor?

Beberapa tips menghadapi bos pemarah di kantor ini adalah pengalaman mimin LK pribadi ya… siapa tahu bisa dipakai 🙂

 

Cari Tahu Dulu Kenapa Bos Marah

Biasanya, kalau bos sudah marah, kita sebagai bawahan sudah ketakutan duluan dan nggak jarang juga kalau kita langsung diam. Tapi beberapa kali mimin coba dan berhasil adalah mencari tahu dulu kenapa si bos marah. Apakah memang karena kesalahan kita atau tidak.

Ingat, bos kita itu juga manusia, yang bisa emosi. Siapa tahu dia marah-marah karena lagi ada masalah pribadi. Eh tapi, jangan langsung: “Bos lagi ada masalah sama istri ya… marah mulu.” Kecuali memang sudah dekat banget sama dia.

 

Bos Marah Karena Kita Salah

Minta maaf segera. Beneran. Jangan pernah berusaha berkelit ataupun lari dari tanggung jawab yak. Kalau memang kita salah ya kita minta maaf. Seringnya kejadian kalau sudah salah langsung berkelit pula.

 

Kenali Atasan Lebih Baik Sebagai Personal

Tapi ini tergantung dari tipe atasan ya. Kalau dia tipe yang sebenarnya baik dan punya gaya kepemimpinan yang approachable, jangan takut untuk mendekat pada dirinya. Tetap pasang batasan atasan bawahan. Tapi kalau kita kenal dirinya sebagai manusia, hal ini akan lebih baik loh.

Batasi hubungan personal dan profesional dalam segala hal. Nggak semua bos itu galak dan nggak mau kenal anak buah kok. Cuma sering dianggap berbeda. Mimin sendiri beruntung beberapa mantan bos selalu mengajak mimin dan rekan untuk mendekat. Jadi bukan lagi atasan bawahan tapi rekan kerja.

Dengan mengenal atasan dengan lebih baik, kita bisa menilai sendiri sebenarnya bos ini marah karena masalah pribadi atau masalah kerja. Tapi jangan juga berasumsi langsung ya.

Gitu deh tips mengatasi bos pemarah ala LK. Ini bukan tulisan berdasarkan riset yak. Mungkin bisa berhasil diterapkan, mungkin juga nggak. Jangan lupa sharing dong kalau ada tips lainnya. Mimin pribadi sih yakin, pemarah sekali pun masih manusia yang bisa didekati.

Comments
Categories: News