Baru mau naik gunung? Nih ada 5 gunung yang cocok buat pendaki jomblo pemula

Baru mau naik gunung? Nih ada 5 gunung yang cocok buat pendaki jomblo pemula, lumayan bra buat foto-foto, terus pamer ke gebetan dah itu juga kalo punya. hahahahaha.

Langsung aja cekidot!

 

1. Gunung Nglanggeran di Gunungkidul, Yogyakarta, 700 mdpl

Gunung Nglanggeran yang terletak di Kabupaten Gunungkidul, DIY. Gunung ini merupakan gunung api purba yang terbentuk dari susuan karst yang menjadi ciri daerah Gunung Kidul. Untuk mencapai desa Nglanggeran, kamu cukup menempuh perjalanan selama kurang lebih satu jam menggunakan kendaraan bermotor dari Yogyakarta.

Gunung ini pas banget buat kamu yang baru pertama kali mendaki gunung dan pengen menikmati camping ceria. Dengan ketinggian yang cuma 700 mdpl dan medan yang landai, cuma butuh sekitar 1 jam kok untuk sampai di puncak. Meski di beberapa titik ada medan yang berupa batu karang, sudah tersedia tangga-tangga kayu dan tali untuk memudahkanmu. Di sekitar puncak, ada camping ground untuk menikmati asyiknya tidur beratapkan langit bertabur bintang.

 

2. Gunung Andong, Magelang, 1.762 mdpl

Gak jauh dari Yogyakarta, tepatnya di Magelang, Jawa Tengah, ada juga gunung yang cocok buat belajar mendaki pertama kali; Gunung Andong namanya. Gunung ini tingginya hanya 1.726 mdpl, tapi menawarkan pemandangan menawan di puncaknya. Kamu gak usah kuatir tersesat di sini–bahkan jika hanya hiking seorang diri–karena jalurnya mudah dan jelas, dilengkapi sejumlah papan penunjuk. Gunung ini juga mudah didaki oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sampai orang tua.

Dari basecamp sampai ke puncak, cuma butuh waktu sekitar 2 jam berjalan kaki. Karena perjalanan yang cukup singkat, kamu bisa langsung pulang tanpa perlu bermalam. Tapi, disarankan untuk camping di sini, karena pemandangan sunrisenya luar biasa. Dari puncaknya, kamu bisa melihat Sindoro-Sumbing serta Merapi-Merbabu yang mengelilingi gunung ini. Tapi, kalau kamu mendaki pas weekend atau hari libur, siap-siap aja karena bagian puncaknya bakal ramai oleh pendaki.

3. Gunung Papandayan, Garut, 2.665 mdpl

Gunung yang terletak di Garut, Jawa Barat, ini punya pesonanya sendiri. Dalam perjalanan menuju puncak, kamu akan disuguhkan pemandangan beberapa kawah belerang seperti Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk. Ada pula padang Edelweis luas yang bernama Tegal Alun, sebelum kamu akhirnya mencapai puncak dan menemukan kawah Papandayan. Kamu juga akan menemukan pemandangan keren sekaligus mistis di hutan mati.

Meski dianggap cocok buat pemula, tetap gak boleh meremehkan gunung ini, ya. Butuh waktu sekitar 4 jam untuk mencapai puncak Papandayan yang terletak di 2.665 mdpl melalui jalur trekking yang landai. Tetap persiapkan stamina dan perbekalanmu.

 

4. Gunung Gede Pangrango, Bogor, Jawa Barat, 2.958 mdpl

Gunung Gede yang menjadi bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Bogor, Jawa Barat adalah salah satu gunung favorit para pendaki, baik yang pemula maupun yang sudah berpengalaman. Di perjalanan, kamu bisa menemukan berbagai lokasi menarik seperti air terjun Cibeureum, sumber air panas, telaga, maupun padang edelweis alun-alun Surya Kencana.

Untuk sampai ke puncak Gunung Gede yang tingginya 2.958 mdpl, kamu yang masih pemula disarankan mengambil jalur Cibodas yang treknya cukup landai dengan waktu tempuh sekitar 6 jam. Jangan lupa bawa peralatan yang diperlukan ya, karena perlengkapanmu akan dicek petugas sebelum kamu mulai mendaki. Kamu juga wajib mewaspadai udara dingin biar gak kena hipotermia.

 

5. Gunung Pulosari, Pandeglang, Banten, 1.346 mdpl

Di Pandeglang, Banten, ada gunung Pulosari yang cukup santai untuk pendaki pemula. Gunung ini merupakan gunung berapi yang masih aktif, meski belum pernah mengalami letusan. Di sepanjang trek pendakian, kamu bisa menikmati panorama hutan dengan vegetasi yagn beragam. Sekitar 1,5 jam dari basecamp, ada Curug Putri yang ramai dikunjungi wisatawan. Teruskan perjalanan selama satu jam ke Kawah Ratu, di mana kamu bisa mendirikan tenda.

Dari kawah Ratu, puncak Gunung Pulosari yang tingginya 1.346 mdpl bisa kamu capai dalam waktu 1,5–2 jam dengan trek yang relatif terjal dan curam—meski pendek, jangan diremehkan, lho. Sampai di puncaknya, kamu bisa menikmati matahari terbit yang membuat hati terasa damai.

 

Itu dia bra! Selamat mendaki terus jangan lupa tulis nama gebetan di kertas terus foto dan kasih ke gebetannya 😀 *miris*

Comments
Categories: News