10 Band 90-an Pernah Menghiasi Cerita-Cerita SMA

10 Band 90-an Pernah Menghiasi Cerita-Cerita SMA

 

Ada banyak hal yang bisa mengingatkan orang dengan sebuah masa. Salah satunya lagu dan musikus yang mendendangkannya. Ada sebuah masa ketika musik dan musikusnya mencapai puncak. Ada juga sebuah masa saat musikus dan karyanya hanya bisa dikenang.

 

Nah, buat yang kini umur 30-an, kalian pasti punya kenang-kenangan dengan band-band yang lahir 90-an dan awal 2000-an beserta lagunya yang hits. Band-band ini menghiasi masa-masa cinta monyet dan acara pensimu dulu di SMA. Bersiap nostalgia?

 

  1. Jikusti dan lagunya yang berjudul puisi yang romantis.


kapan lagi kutulis untukmu, tulisan tulisan indahku yang dulu, pernah warnai dunia, puisi terindahku hanya untukmu….

 

Ingat dengan larik yang indah ini? Dialah Jikustik, grup musik yang menggubah lagu Puisi. Jikustik adalah band yang terbentuk pada Februari 1996 di Kota Gudeg, Yogyakarta. Band yang kala itu beranggotakan Pongki Barata (vokal, gitar), Icha (bass, vokal), Dadi (gitar, vokal), Adhit (keyboard), dan Carlo (drum) tersebut lagu-lagunya selalu menghiasi panggung kala pensi. Setuju?

 

  1. Club Eighties dengan lagunya Dari Hati, alat untuk nembak gebetan paling ampuh kala itu.


Ku ingin kau menjadi milikku

Entah bagaimana caranya

Lihatlah mataku untuk memintamu

Ku ingin jalani bersamamu

 

Grup musik yang menyanyikan lagu legendaris tersebut bernama Club Eighties. Tiap kali manggung, mereka mengusung nuansa 80-an. Band ini beranggotakan alumni Institut Kesenian Jakarta, yakni beranggotakan Lembu Wiworo Jati pada vokal, Vincent Ryan Rompies di bas, Cliffton Jesse Rompies di gitar, Sukma Perdana Manaf aka Ytonk di keyboard, dan Deddy Mahendra Desta di drum. Band ini aktif pada 1998.

 

  1. Dan milik Sheila On 7 jadi penanda betapa dicintainya band asal Jogja itu.

 

Dan, apabila esok datang kembali seperti sedia kala di mana kau bisa bercanda dan….

 

Siapa yang tak kenal dengan band yang menggaet Duta sebagai vokalis itu. Ya, namanya Sheila On 7. Band ini identik sekali dengan masa-masa SMA orang-orang yang kini berusia 30-an. Band tersebut terbentuk pada 1996, tepatnya pada Mei. Saking melekatnya di kuping pendengar, Sheila On 7 masih punya jutaan penggemar setia sampai sekarang.

 

  1. Dewa 19: Pupus, bikin remaja kala itu jadi baper berat.

Baru kusadari, cintaku bertepuk sebelah tangan,

 

Kau buat remuk seluruh hatiku

 

Baper. Itulah kata yang mewakili remaja semasa itu kala mendengar lagu Dewa 19 berjudul Pupus. Pupus digubah oleh grup Dewa 19. Grup musik ini dibentuk pada 1986 di Surabaya. Namun menjadi hits di era 90-an hingga awal 2000. Grup pimpinan bos Republik Cinta, Ahmad Dhani, ini telah beberapa kali ganti personel. Terakhir, sebelum bubar pada 2011, band beranggotakan Ahmad Dhani (keyboard), Andra Junaidi (gitar), Once Mekel (vokal), Yuke Sampurna (bass), dan Agung Yudha (drum).

 

  1. Gigi dan “Janji”-nya yang menggelora.

 

Takkan kulepas lagi

Semua waktuku dan waktumu

Disaat kita dipacu rindu

Semakin dalam, semakin dalam

 

Lagu itu hits pada era 90-an. Grup musik Gigi-lah yang mempopulerkannya. Sejak itu, lagu-lagu Gigi mulai tenar dari satu panggung pensi ke panggung pensi lainnya, di-cover anak-anak SMA. Gigi adalah band asal Bandung, dibentuk pada Maret 1994 oleh Armand Maulana dengan penulis lagu Dewa Budjana. Anggota awalnya adalah Aria Baron, Thomas Ramdhan, Ronald Fristianto, Dewa Budjana, dan Armand Maulana.

 

Baca Juga: Jangan Ngaku Anak Generasi 90-an Kalau Gak Hapal 9 Sinetron Ini

 

  1. Masih ingat Bila Engkau milik Flanella?

 

Bila engkau, menerima cintaku

Aku akan setia kepadamu

Karena dirimu yang selama ini ku cari….

 

Band asal Malang bernama Flanella, yang dibentuk pada 1998 ini sempat memuncak pada masanya. Lagunya, seperti Bila Engkau dan Aku Bisa pernah merajai tangga music di radio-radio Tanah Air. Grup ini punya lima anggota, yakni Kidnep (vokal), Ayik (gitar), Catur (drum), Onky (kibord), dan Dhana (bass).

 

  1. Musiknya Base Jam masih menempel di telinga, betul gak?


Satu yang kupinta, yakini dirimu, hati ini milikmu

Semua yang kulakukan untukmu lebih dari sebuah

Kata cinta untukmu, ini diriku

 

Masih nempel lagu itu ditelingamu? Ya, Base Jam memang sukse membuat anak SMA pada masa 90-an dan awal 2000-an mencintainya. Base Jam adalah grup musik yang dibentuk pada Januari 1994. Personelnya kala itu terdiri Adon Saptowo (Vokal), Sigit Wardana (Vokal), Adnil Faisal (Gitar), Ardi “Aris” Isnandar (Gitar), Bambang “BS” Sutanto (Drum), Intan “Anya” Putri Werdiniadi (Keyboard), dan Ardhini “Sita” Citrasari (Bass). Rindu menonton mereka manggung?

 

  1. Element dengan lagu Cinta Tak Bersyarat, sungguh tak bisa dilupakan.


Demi nama cinta

Telah kupersembahkan hatiku hanya untukmu

Tlah kujaga kejujuran dalam setiap nafasku

Karna demi cinta

Telah kurelakan kecewaku atas ingkarmu

Sebab kumengerti cinta itu tak mesti memiliki

 

Terngiang-ngiang gak sih sama lagu itu? Nah, itulah lagi milik Element. Judulnya Cinta Tak Bersyarat. Pernah sangat hits pada masanya. Element ini terbentuk di penghujung 90-an, tepatnya pada Februari 1999. Element beranggotakan Ferdy Taher (vokalis), Didi Riyadi (drummer), Ibank (bassist), Fajar (keyboardist), Arya (gitaris), dan Adhit (gitaris).

 

  1. Bunglon dan Kau, sepaket yang jadi pengenang masa SMA.

 

Mengapa terjadi pertemuan dengan

Seorang yang memepesona ku di

Kala diri ini tlah berpadu janji

Tak mungkin kan kuingkari

Apa dayaku

Ku harus menghadapimu

 

Barangkali anak zaman sekarang hanya tahu kalau bunglon itu nama binatang. Tapi anak yag hidup zaman 90-an dan bertumbuh menajdi remaja di tahun 2000-an mengenal bunglon sebagai nama sebuah grup musik. Bunglon dibentuk pada 1998. Band ini semula beranggotakan Eko (bass), Kice (gitar), Derry (keyboard), dan Fadia (vokal). Pada album kedua yang dilahirkan pada 2001 berjudul Emas, Andre Chiling bergabung sebagai instrumen drum.

 

  1. Sudah Jangan ke Jatinangor milik The Panas Dalam bikin ngakak sepanjang hari.

 

Sudah jangan ke jatinangor

Ia sudah ada yang punya

Lebih baik diam disini

Temani aa bernyanyi disini

Demi cinta engkau berikan

Buku buku dan cindera mata

Demi cinta engkau praktikkan

Buku taktik menguasai wanita

 

Unik betul lagu The Panas Dalam ini. Grup musik asal Bandung tersebut memang mengusung konsep yang nyeleneh untuk menciptakan lagu-lagunya. Seperti Rintihan Kuntilanak, misalnya. Lagu itu berisi pesan mendalam, tapi dikemas dengan jenaka. The Panas Dalam merupakan grup yang salah satunya digawangi Pidi Baiq. Mereka terbentuk pada 1995.

 

Dari sepuluh band tersebut, mana yang paling kamu banget pada masa itu?

 

Comments
Categories: News